Menurut Tito, kegiatan bersih-bersih akan dilakukan serentak dari tingkat provinsi hingga desa. Seluruh organisasi perangkat daerah, kecamatan, dan pemerintahan desa diminta terlibat dalam pelaksanaannya.
“Kalau itu semua dilakukan bersih-bersih, ya negara kita akan jauh lebih baik,” ujarnya.
Kebijakan Mendagri tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menyoroti persoalan sampah sebagai isu serius.
Presiden meminta kementerian, lembaga, hingga BUMN melakukan kerja bakti rutin di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Purwakarta telah lebih dulu menerapkan kerja bakti bersih-bersih lingkugan ini secara konsisten.





