Ia menemukan fakta menarik mengenai tiang-tiang kayu di dalam kelenteng. Kayu tersebut memiliki kaitan sejarah yang sangat kuat dengan masjid tertua di Cirebon.
“Berdasarkan informasi, susunan kayu yang dipasang di kelenteng ini dulunya merupakan tiang di Masjid Sang Cipta Rasa Kasepuhan,” ujarnya.
Selain kayu, kelenteng ini menyimpan aksara Mandarin kuno peninggalan abad ke-18 pada dinding bangunan.
Temuan ini memperkuat bukti bahwa kelenteng adalah warisan cagar budaya Cirebon yang harus semua pihak jaga.
Ono memandang pemahaman nilai historis ini sangat penting bagi masyarakat luas agar memiliki perspektif yang utuh.





