Ia menyebutkan ada sekitar 1.200 bangunan SD dan SMP yang masuk kategori rusak dan sudah diinventarisasi untuk perbaikan sepanjang tahun anggaran 2025. Pemkab Garut juga telah menyampaikan kondisi tersebut kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) agar mendapatkan dukungan percepatan.
“2026 insya Allah akan baik karena tadi di Garut itu ada 1.200 sekolah yang rusak,” ujarnya.
Dua kejadian ambruk terbaru terjadi di ruang belajar SDN Najaten 1, Kecamatan Cibalong, pada Senin (10/11) dini hari, dan ruang kelas SMPN 1 Peundeuy pada Sabtu (15/11). Beruntung tidak ada korban jiwa karena kejadian berlangsung di luar jam sekolah. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





