Sebagai tahap awal, Sekolah Rakyat di Cianjur direncanakan menampung 100 siswa, terdiri dari 50 siswa SD, 25 siswa SMP, dan 25 siswa SMA. Data calon siswa telah diusulkan pemerintah daerah berdasarkan pendataan dari setiap desa di Kabupaten Cianjur.
“Sistem pendidikan akan berbentuk boarding school atau sekolah berasrama, sehingga seluruh siswa akan tinggal dan menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat,” katanya.
Terkait tenaga pendidik, Tedy menyebutkan sistemnya terdiri dari wali ajar, wali asuh, dan guru. Wali asuh bertugas mendampingi siswa selama 24 jam, sementara guru akan direkrut oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur.
Meski proses pengusulan dilakukan oleh Disdikpora, penetapan tenaga pendidik akan ditetapkan langsung melalui Surat Keputusan dari Kementerian Sosial.
“Lahan dan status tanah sudah siap. Harapan kami pembangunan segera dimulai karena Sekolah Rakyat merupakan program nasional bersama Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis yang wajib direalisasikan di setiap daerah,” pungkas Tedy. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





