Daerah

13 Sekolah Rakyat di Jabar Tampung 1390 Siswa, Apa Bedanya dengan Sekolah Biasa?

×

13 Sekolah Rakyat di Jabar Tampung 1390 Siswa, Apa Bedanya dengan Sekolah Biasa?

Sebarkan artikel ini
Papan nama Sekolah Rakyat sebagai simbol hadirnya pendidikan gratis dan berasrama untuk anak-anak kurang mampu di Jawa Barat.
Sekolah Rakyat di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL), Bekasi, Jawa Barat (Foto: Net)

Ke-13 lokasi Sekolah Rakyat ini tersebar di berbagai kabupaten/kota seperti Sentra Terpadu Galih Pakuan Ciseeng, Sentra Terpadu Inten Suweno Cibinong Kabupaten Bogor, Sentra Pangudi Luhur Kota Bekasi, Sentra Phalamarta Kabupaten Sukabumi, Sentra Wyata Guna dan BPPKS Kemensos di KBB

Baca Juga:  Soal Pencemaran Sungai Citarum, Dedi Mulyadi Ancam Sanksi Berat PT Pindo Deli 1

Lalu di kompleks Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Pokteksos dan Sentra Wyata Guna Kota Bandung, BLK Kabupaten Sumedang, SMPN 18 Kota Cirebon, Sentra Abiyoso Kota Cimahi, Dinsos Jabar Kota Cimahi.

Baca Juga:  Anarkistis di Mapolda Jawa Barat, Anggota GMBI di Cirebon Dirazia

Tugas Pemprov Jabar, kata Herman, adalah mengidentifikasi calon peserta didik dan persoalan sosial yang mereka hadapi. “Karena kan peserta didiknya masyarakat miskin,” tegasnya.

Sementara, tenaga pengajar, pengelolaan, serta fasilitas menjadi tanggung jawab Kementerian Sosial.

Baca Juga:  Angka Partisipasi Pemilih di Pangandaran Tertinggi se-Jawa Barat

Untuk tahap pertama, sekolah ini memanfaatkan bangunan eksisting seperti Sentra Terpadu Pangudi Luhur Kemensos RI di Kota Bekasi. Namun ke depan, akan dibangun kampus baru.

Pages ( 2 of 5 ): 1 2 345