Menurut Dedi, sumber anggaran pembayaran tagihan proyek tersebut berasal dari dana alokasi umum (DAU), ditambah penerimaan dari pajak kendaraan bermotor.
Ia menyebut tingkat kepatuhan warga Jawa Barat dalam membayar pajak kendaraan terus mengalami peningkatan, sehingga turut memperkuat kas daerah.
“Dari mana sumber anggarannya? Sumber anggarannya di antaranya adalah, dana alokasi umum yang tersedia dan kemudian juga dari pembayaran pajak kendaraan bermotor yang terus mengalir datang setiap hari terjadi peningkatan kesadaran warga Jawa Barat untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor,” ujar KDM.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengungkapkan, nilai tunda bayar tersebut tersebar pada ratusan proyek di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Total ada 621 proyek yang pembayarannya belum diselesaikan.





