Camat Cisayong, Ayi Mulyana, membenarkan adanya peningkatan jumlah pelajar yang datang ke fasilitas kesehatan. Ia menyebut sebagian besar sudah dalam kondisi membaik.
“Yang masuk ke Puskesmas ada 15 orang. Namun 11 orangnya sudah membaik dan boleh pulang,” katanya.
Pihak sekolah juga mengonfirmasi jumlah siswa yang terdampak cukup besar, meski tidak semuanya membutuhkan perawatan intensif.
“Hasil deteksi kami ada 114 siswa yang mengalami gejala, tapi yang perlu penanganan medis serius berjumlah 15 orang,” ujar Arip, perwakilan sekolah.
Saat ini, aparat kepolisian dari Polsek Cisayong bersama Polres Tasikmalaya Kota masih melakukan penyelidikan. Sampel makanan telah diamankan untuk diuji guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





