JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung bersama Polrestabes Bandung merespons kabar meninggalnya seorang siswa SMAN 5 Bandung yang diduga berkaitan dengan aksi tawuran pelajar.
Pemkot Bandung menyatakan akan memperketat pengawasan terhadap aktivitas kelompok siswa di luar lingkungan sekolah.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan langkah tegas akan diterapkan terhadap kelompok pelajar, baik tingkat SMP maupun SMA.
Pemerintah kota, kata dia, akan meningkatkan pemantauan terhadap aktivitas siswa yang berkumpul di luar jam belajar.
Menurut Farhan, pemerintah telah mengumpulkan sejumlah data mengenai lokasi yang sering menjadi tempat berkumpulnya pelajar.





