Daerah

Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Usai Tawuran, Farhan Perketat Pengawasan Tongkrongan Pelajar

×

Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Usai Tawuran, Farhan Perketat Pengawasan Tongkrongan Pelajar

Sebarkan artikel ini
Farhan
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Foto: Istimewa).

Kasus meninggalnya siswa SMAN 5 Bandung itu, kata Farhan, menjadi peringatan serius bagi pemerintah kota.

Ia menegaskan Pemkot Bandung tidak akan membiarkan kelompok pelajar yang berkumpul hanya untuk menunjukkan eksistensi di tempat tongkrongan.

“Kami akan memperketat pengawasan agar kejadian ini tidak terulang. Pemerintah tidak akan membiarkan keberadaan kelompok nongkrong semacam itu, dan akan bertindak bersama Polrestabes Bandung,” ujarnya.

Baca Juga:  Herman Suherman Sebut Tingginya Kasus HIV/AIDS di Cianjur Karena Pergaulan Bebas dari Kota Besar

Pelaksana Tugas Kepala SMAN 5 Bandung, Agus Ferdiana, mengatakan pihak sekolah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga:  Ketua RT & RW Bandung Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Anggaran 2026 Siap!

Sebelumnya, seorang siswa dari SMAN 5 Bandung dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terlibat bentrokan dengan sekelompok pelajar dari SMAN 2 Bandung.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Cihampelas, Kota Bandung, pada Jumat malam, 13 Maret 2026, hingga Sabtu dini hari.

Saat ini aparat dari Polrestabes Bandung masih menyelidiki kronologi kejadian serta menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Jelang Ramadhan Pemkot Bandung Gelar Pasar Mura

Penyelidikan dilakukan untuk memastikan fakta di balik insiden yang berujung pada jatuhnya korban jiwa itu. (one)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 3 of 3 ): 12 3