Beberapa di antaranya bahkan mengonsumsi minuman keras maupun obat keras. Kondisi tersebut dinilai cukup mengkhawatirkan dan berpotensi memicu konflik di kalangan remaja.
Karena itu, Pemkot Bandung bersama kepolisian akan memperketat pengawasan terhadap aktivitas pelajar di luar jam sekolah.
Farhan juga menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya pelajar tersebut dan berharap penyelidikan berjalan tuntas.
“Saya sangat prihatin dan sangat berduka atas wafatnya anak kita ini. Dugaan sementara karena kecelakaan, tetapi tentu harus dipastikan melalui penyelidikan yang tuntas sehingga kita mengetahui penyebab sebenarnya dan siapa yang bertanggung jawab,” ujarnya.
Kasus ini sebelumnya ramai dibicarakan di media sosial setelah video kejadian beredar luas.





