JABARNEWS | BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan wacana tukar guling pengelolaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka dengan Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung belum mencapai keputusan final.
Menurut dia, pembahasan itu masih menunggu kesepakatan bersama pemerintah pusat, termasuk Kementerian Pertahanan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kata Dedi, telah menggelar pertemuan awal dengan PT Angkasa Pura II (AP II) selaku pengelola bandara di Gedung Sate, Selasa, 3 Februari 2026.
Agenda pertemuan tersebut membahas arah pengelolaan dua bandara strategis itu ke depan.
“Tindak lanjutnya kita tunggu kesepakatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan pemerintah pusat, dengan Kemenhan dan Danantara persoalan bagaimana status Bandara Kertajati, dan bagaimana status Bandara Husein,” kata Dedi saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa, 3 Februari 2026.





