Penyerapan gabah petani hingga kini masih berjalan dengan rata-rata sekitar 300 hingga 400 ton per hari. Upaya tersebut dilakukan tidak hanya untuk menjaga ketersediaan stok, tetapi juga untuk mendukung kesejahteraan petani.
Di sisi lain, Bulog juga menggencarkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga beras menjelang Lebaran. Distribusi beras dilakukan melalui berbagai jaringan penyaluran seperti toko di pasar, Rumah Pangan Kita (RPK), kios pangan, hingga kegiatan pasar murah yang digelar bersama pemerintah daerah.
“Sedangkan untuk menjaga harga tetap stabil menjelang hari raya, kami menggencarkan pelaksanaan program Gerakan Pangan Murah serta memperluas distribusi beras melalui berbagai jaringan penyaluran,” ujar Yanto.
Selain itu, pemerintah pusat juga kembali menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat. Dalam program tersebut, setiap penerima manfaat akan mendapatkan bantuan 10 kilogram beras sebanyak dua kali.
Yanto berharap bantuan pangan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





