Dandan menambahkan, kehadiran aparat dalam kegiatan pertanian bukan semata bersifat pendampingan teknis, tetapi juga untuk memastikan proses berjalan kondusif serta mendorong partisipasi masyarakat secara berkelanjutan.
“Ketersediaan pangan yang mandiri dan berkelanjutan harus menjadi konsentrasi bersama. Itu hanya bisa dicapai jika semua pihak bersinergi,” ujarnya.
Penanaman jagung di Bungursari ini diharapkan menjadi salah satu penopang produksi jagung Jawa Barat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal di tengah tantangan perubahan iklim dan keterbatasan lahan pertanian. (Gin)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





