Sejalan dengan perubahan tersebut, Pemkot Bandung akan mengkaji ulang fungsi terminal tipe C. Farhan menilai, selama ini banyak terminal yang hanya dilewati angkot tanpa berfungsi sebagai simpul naik turun penumpang secara efektif.
“Sekarang terminal itu kebanyakan cuma dilewati saja. Jadi kita dalami dulu, kalau fungsinya memang tidak ada, akan kita alihkan,” katanya.
Salah satu opsi pengalihan fungsi terminal adalah pemanfaatan lahan untuk fasilitas publik lain, seperti yang telah diterapkan di kawasan Ciwastra. Di lokasi tersebut, terminal dimanfaatkan sebagai fasilitas pengolahan sampah. Konsep serupa tengah dikaji untuk diterapkan di beberapa terminal tipe C lainnya.
“Kita lihat seperti di Ciwastra, ada terminal yang dijadikan tempat pengolahan sampah,” ungkap Farhan.
Kondisi Terminal Ujungberung juga menjadi contoh perlunya penataan ulang. Saat ini, area terminal tersebut telah berubah fungsi menjadi kios-kios pasar dan ojek pangkalan, sehingga tidak lagi menjalankan peran terminal sebagaimana mestinya.





