“Kami sudah ada di 27 kabupaten/kota di Jabar dengan total advokat mencapai 250 orang. Namun, memang masyarakat masih inginnya mengadu langsung ke KDM. Kami informasikan bahwa kami adalah kepanjangan tangan KDM untuk menyelesaikan masalah hukum masyarakat Jabar,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Biro Hukum Provinsi Jawa Barat Yogi Gautama menilai program perlindungan dan pemberdayaan hukum masyarakat kini berjalan lebih konkret.
“Jangan padam untuk perjuangkan keadilan bagi warga Jawa Barat. Tim ini juga boleh jadi model secara nasional untuk ditiru dan dilakukan,” katanya.
Ke depan, sistem pengaduan akan dikembangkan secara digital agar masyarakat dapat memantau proses penanganan perkara secara real time, sekaligus memperluas akses dan literasi hukum di Jawa Barat. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





