Ia menjelaskan, nilai-nilai tersebut juga diinternalisasikan melalui kurikulum, salah satunya lewat Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU) Keachmadyanian, yang menekankan pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan mahasiswa.
“Di Unjani ada mata kuliah Keachmadyanian yang berisi latihan dasar, kedisiplinan, dan kepemimpinan. Kami ingin lulusan Unjani sesuai slogan kami, yakni smart university, disiplin, loyal, dan santun,” katanya.
Menurut Agus, kecerdasan akademik harus diiringi dengan karakter yang kuat agar lulusan Unjani mampu diterima dan berkontribusi positif di dunia kerja maupun di tengah masyarakat.
“Pintar saja tidak cukup kalau tidak disiplin. Itu yang ingin kami tanamkan, sehingga lulusan Unjani tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki budi pekerti yang baik,” jelasnya.
Selain peresmian patung, rangkaian kegiatan juga dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan Klinik Pratama Unjani, serta aksi pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon dan penyebaran benih ikan di kawasan kampus.





