JABARNEWS | BANDUNG – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono menilai penghentian penanaman kelapa sawit dan peralihan ke komoditas lain sebagai langkah penting untuk menjaga kesesuaian lahan serta keberlanjutan lingkungan di Jawa Barat.
Ono menyampaikan hal tersebut setelah melakukan pengecekan langsung terhadap aktivitas penanaman sawit yang dilakukan melalui kerja sama perusahaan dan petani. Dari hasil peninjauan, penanaman sawit yang ditemukan masih dalam tahap awal dengan jumlah sekitar 400 batang di lahan seluas 2,5 hektare dan usia tanaman kurang dari enam bulan.
Menurut Ono, perusahaan yang terlibat dalam kerja sama tersebut menyatakan kesediaannya mematuhi Surat Edaran Gubernur Jawa Barat terkait penghentian penanaman sawit di wilayah Jawa Barat.
“Kami sudah berdialog langsung dengan perusahaan dan petani. Perusahaan menyatakan komitmennya untuk menjalankan surat edaran gubernur terkait larangan penanaman sawit,” ujar Ono di Bandung, Selasa (6/1/2026).
Ia juga menyebut para petani menyatakan kesiapan untuk melakukan alih komoditas ke tanaman lain yang dinilai lebih sesuai dengan karakteristik lahan di Jawa Barat, seperti tanaman buah atau komoditas pertanian pangan.





