Ia memastikan DPRD Provinsi Jawa Barat akan menindaklanjuti persoalan ini melalui koordinasi dengan DPRD Kabupaten Indramayu serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengetahui penyebab belum tersalurnya program MBG sekaligus mendorong percepatan distribusi ke wilayah yang belum menerima manfaat.
“Tentu langkah yang kita ambil harus berkoordinasi dengan pihak terkait bagaimana hal ini bisa terjadi, di tengah wilayah lain program MBG ini sudah berjalan,” katanya.
Selain menyoroti program MBG, Ono Surono juga mendorong percepatan penyelesaian fasilitas pendukung Embarkasi Haji Indramayu. Ia menemukan sejumlah kendala sejak tahap perencanaan hingga realisasi pembangunan infrastruktur.
Beberapa fasilitas yang belum rampung di antaranya pembangunan masjid serta jaringan air bersih yang belum berfungsi optimal sehingga perlu segera dituntaskan agar dapat dimanfaatkan oleh jamaah haji.
“Pada waktu itu saya sudah meminta secara khusus kepada Bupati Indramayu dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat sebagai instansi yang berwenang. Kebutuhan anggarannya sekitar Rp600 jutaan, dan Gubernur juga siap menyiapkan dana,” ucap Ono.





