Ia menjelaskan, pencairan anggaran sempat tertunda lantaran surat rekomendasi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat belum masuk ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat sehingga usulan tidak terakomodasi dalam perubahan APBD.
Selain itu, jumlah calon jamaah haji dari Embarkasi Indramayu juga berkurang dari 40 menjadi 28 kota.
Saat ini, pembangunan fasilitas pendukung masih berjalan. Instalasi saluran air bersih dikerjakan oleh pemerintah pusat, sementara penyediaan suplai air ke embarkasi difasilitasi oleh PDAM Indramayu.
“Harapannya fasilitas pendukung ini segera diselesaikan dan dapat meningkatkan kenyamanan layanan jamaah haji,” tutup Ono. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





