DPRD Jabar

Komisi V DPRD Jabar Soroti Dampak Integrasi Balai Kesehatan Paru ke RSUD Sidawangi Cirebon

×

Komisi V DPRD Jabar Soroti Dampak Integrasi Balai Kesehatan Paru ke RSUD Sidawangi Cirebon

Sebarkan artikel ini
Komisi V
Anggota Komisi V DPRD Jabar, dr. H. Encep Sugiana. (Foto: Istimewa).

Salah satu kebutuhan mendesak adalah penambahan kapasitas tempat tidur pasien dari 100 unit menjadi 200 unit, guna mengantisipasi tingginya kebutuhan layanan kesehatan paru.

Selain sarana fisik, Encep juga menekankan pentingnya optimalisasi peralatan khusus, seperti fasilitas kultur dan uji resistensi TBC, untuk memastikan efektivitas pengobatan pasien.

Baca Juga:  DPRD Jabar: Industri Kulit Garut harus Diimbangi dengan Pengolahan Limbah yang Baik

“Alat ini sangat penting untuk memastikan pengobatan TBC benar-benar efektif dan mencegah terjadinya kekambuhan,” jelasnya.

Komisi V DPRD Jabar juga menyoroti keterbatasan sumber daya manusia, khususnya dokter spesialis paru dan dokter mikrobiologi klinik, yang masih menjadi kendala dalam optimalisasi layanan.

Baca Juga:  Demokrat Jabar Targetkan Minimal 15 Kursi di Pileg 2024

“Kami mendorong adanya dukungan kebijakan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tanpa SDM yang memadai, layanan kesehatan paru yang kita harapkan tidak akan optimal,” pungkas Encep. (Red)

Baca Juga:  DPRD Jabar Bahas RAPBD 2026, Total Anggaran Capai Rp29,1 Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 2 of 2 ): 1 2