DPRD Jabar

DPRD Jabar Nilai Kekurangan Guru dan Sarpras Hambat Pengembangan SLBN Taruna Mandiri Kuningan

×

DPRD Jabar Nilai Kekurangan Guru dan Sarpras Hambat Pengembangan SLBN Taruna Mandiri Kuningan

Sebarkan artikel ini
Komisi V
Anggota Komisi V DPRD Jabar dr. H. Encep Sugiana. (Foto: Istimewa).

“Beberapa program keahlian masih kekurangan peralatan praktik. Padahal pengalaman belajar yang memadai sangat penting untuk memastikan siswa benar-benar siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya.

Komisi V DPRD Jabar juga menyoroti persoalan kesejahteraan guru, khususnya tenaga PPPK dan PPPK paruh waktu, yang dinilai masih perlu mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar kualitas pembelajaran tetap terjaga.

Baca Juga:  DPRD Jabar Gelar Seminar Harlah Pancasila, Ini Tujuannya

Selain itu, Encep menyinggung status lahan sekolah yang hingga kini masih berstatus milik desa dan digunakan melalui skema sewa. Kondisi tersebut dinilai menimbulkan beban biaya tambahan sekaligus ketidakpastian bagi pengembangan sekolah ke depan.

Baca Juga:  Komisi II DPRD Jabar Tekankan Modernisasi Alat UPTD PMPP Kota Cirebon demi Keamanan Pangan

“Kepastian status lahan menjadi penting untuk menjamin keberlanjutan layanan pendidikan, terutama bagi sekolah luar biasa yang membutuhkan investasi jangka panjang,” katanya.

Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat berharap, temuan lapangan ini dapat menjadi dasar evaluasi kebijakan dan penguatan dukungan anggaran dari pemerintah provinsi, sehingga kualitas layanan pendidikan inklusif di SLBN Taruna Mandiri dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan. (Red)

Baca Juga:  Untuk Tingkatkan Produksi Pertanian, DPRD Jabar Minta Pemprov Perhatikan Hal Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 2 of 2 ): 1 2