DPRD Jabar

P2APBD 2022 Dibahas Komisi III DPRD Jawa Barat Bersama Mitra Kerja

×

P2APBD 2022 Dibahas Komisi III DPRD Jawa Barat Bersama Mitra Kerja

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat H.Phinera Wijaya,SE (tengah) bersama Wakil Ketua H. Sugianto Nangolah,SH,MH (kanan) dan Sekretaris Komisi III DPRD Jawa Barat Hasim Adnan,S.Ag (kiri) dalam rapat bersama mitra kerja Komisi III DPRD Jawa Barat, Bandung, Senin (3/7/2023) (Humas DPRD Jawa Barat).
Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat H.Phinera Wijaya,SE (tengah) bersama Wakil Ketua H. Sugianto Nangolah,SH,MH (kanan) dan Sekretaris Komisi III DPRD Jawa Barat Hasim Adnan,S.Ag (kiri) dalam rapat bersama mitra kerja Komisi III DPRD Jawa Barat, Bandung, Senin (3/7/2023) (Humas DPRD Jawa Barat).

Sedangkan rapat di sesi kedua diskusinya cukup panjang, khususnya dengan DPMPTSP Jabar karena banyak hal yang dibahas terkait investasi di Jabar terutama soal rencana atau program kedepan.

“Dengan Biro BIA Jabar tidak terlalu lama, karena Komisi III DPRD Jawa Barat berencana akan membuat agenda tersendiri untuk mengonsolidasikan BUMD yang akan dioptimalkan di tahun depan (2024),” kata Hasim Adnan.

Baca Juga:  Pilkada 2024 Menuju Jabar Istimewa?

Ditempat yang sama, Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat H. Pepep Saepul Hidayat,S.Ikom mengapresiasi kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2022. Pertama mengapresiasi masyarakat yang tetap taat membayar pajak. Kedua, mengapresiasi terhadap kinerja Bapenda Jabar.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Gelontorkan Rp450 Miliar untuk Pembangunan di Garut, Rudy Gunawan Bilang Begini

“Dari sisi masyarakat, tentunya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak patut diapresiasi. Kondisi ini menunjukkan ekonomi terus tumbuh, terus membaik. Sisi kinerja OPD (Bapenda Jabar) pun tentunya kami apresiasi. Sosialisasi yang masif dilakukan Bapenda Jabar berhasil menaikan PAD, berhasil melampaui target,” kata Pepep Saepul Hidayat.

Baca Juga:  Sejumlah Isu Kertajati dan Cisumdawu Menuyeruak, DPRD Jabar Soroti Hal Ini

Meskipun begitu, terdapat catatan dari Komisi III DPRD Jawa Barat terkait target PAD. Penetapan target semula masih dengan asumsi pemulihan perekonomian. Sehingga target tidak terlalu tinggi.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3