• Sabtu, 27 November 2021

Kerap Macet, Pekerjaan Jalan Kadipaten-Jatibarang Majalengka Harus Segera Tuntas

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:41 WIB
Komisi IV DPRD Peovinsi Jawa Barat Meninjau Proyek Peningkatan Jalan Kadipaten Batas Majalengka-Indramayu Sepanjang 5,925 KM Dibawah UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan VI, Selasa 12 Oktober 2021.  (Humas DPRD Jabar)
Komisi IV DPRD Peovinsi Jawa Barat Meninjau Proyek Peningkatan Jalan Kadipaten Batas Majalengka-Indramayu Sepanjang 5,925 KM Dibawah UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan VI, Selasa 12 Oktober 2021. (Humas DPRD Jabar)

JABARNEWS | MAJALENGKA - Jalan dari perempatan Kadipaten menuju Bandara Kertjati kerap terjadi kemacetan yang cukup parah. Ruas Kadipaten menuju Jatibarang ini beberapa waktu belakangan sempat menjadi keluhan, hal ini dikarenakan ada pekerjaan pengecoran jalan sepanjang 4 kilometer.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady mengatakan bahwa kemacetan di ruas jalan tersebut sulit dihindari.

Hal ini, menurut Daddy Rohanady, berkaitan dengan posisi ruas jalan itu sendiri yang melintas di tepi saluran irigasi dan butuh alternatif sebagai solusi selama pembangunan berlangsung.

Baca Juga: Soal Reaktivasi Rumah Sakit Sukapura Kota Bandung, Ini Kata Ema Sumarna

"Agak sulit mencari alternatif. Akan tetapi kawan-kawan di lapangan tetap mencarikan alternatif solusinya," kata Daddy di Kabupaten Majalengka, Selasa 12 Oktober 2021.

Lebih lanjut, Daddy Rohanady menyebut bahwa ruas jalan itu cukup padat karena merupakan jalan yang strategis yang menuju Bandara Kertjati.

"Ruas jalan itu sangat strategis karena merupakan salah satu jalur ke arah Bandara Kertajati dan ke Indramayu. Jadi, volume kendaraan yang melintas du sana cukup padat. Bisa dimaklumi kalau ketika ada pembangunan jalan seperti itu pasti kemacetannya pun cukup lumayan," sebutnya.

Baca Juga: Ridwan Kamil Ingin Ruang Kreatif Ahmad Djuhara Jadi Tempat Pemuda Berkarya

Pembangunan ruas sepanjang 4 km itu, sambung Daddy Rohanady, terbagi menjadi tiga seksi dan pembangunan keseluruhan diproyeksikan selesai pada 20 Desember 2021.

Daddy Rohanady menjelaskan, pekerjaan proyek pembangunan itu sudah dilakukan 24 jam, tapi ada faktor lain, yaitu karena volume kendaraan dan adanya saluran irigasi yang letaknya lebih tinggi serta beberapa titik salurannya terjadi kebocoran.

Halaman:

Editor: Rian Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPRD Jabar Tindaklajuti 13 Raperda Usulan Gubernur

Jumat, 19 November 2021 | 08:19 WIB

DPRD Jabar Minta Bank BJB Bantu Perekonomian Desa

Selasa, 9 November 2021 | 09:35 WIB
X