Buky menilai Kota Cirebon memiliki identitas budaya yang kuat dan mudah dikenali. Ia menyebutkan karakter budaya tersebut sudah terasa sejak memasuki wilayah kota, salah satunya melalui keberadaan gapura bergaya Candi Bentar yang menjadi penanda visual kawasan.
Menurutnya, identitas budaya merupakan elemen penting dalam membangun karakter suatu wilayah karena mencerminkan nilai, sejarah, dan jati diri masyarakat setempat. Dalam konteks Jawa Barat, kekhasan budaya daerah seperti Cirebon dinilai perlu mendapatkan ruang yang memadai dalam regulasi pemajuan kebudayaan.
Selain itu, Buky juga menyoroti keberadaan keraton-keraton di Cirebon yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi. Warisan tersebut dinilai bukan hanya sebagai aset budaya, tetapi juga sebagai bagian penting dari sejarah Jawa Barat yang perlu terus dilestarikan.
“Keraton di Cirebon memiliki nilai sejarah yang kuat dan penting untuk dikenalkan kepada generasi muda, termasuk sejak usia dini, sebagai bagian dari identitas budaya Jawa Barat,” katanya.
Pansus XII DPRD Jawa Barat menilai penguatan muatan sejarah lokal dalam Ranperda Pemajuan Kebudayaan dapat menjadi landasan dalam menjaga keberagaman budaya daerah, sekaligus memastikan pelestarian warisan budaya berjalan seiring dengan pembangunan di tingkat provinsi. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





