DPRD Jabar

RKB SMA Negeri 20 Bekasi Mandek, DPRD Jabar Soroti Dampak ke Proses Belajar

×

RKB SMA Negeri 20 Bekasi Mandek, DPRD Jabar Soroti Dampak ke Proses Belajar

Sebarkan artikel ini
Komisi V
DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan peninjauan langsung ke lokasi, Rabu (4/2/2026). (Foto: Istimewa).

Selain keterlambatan, Komisi V juga menemukan persoalan teknis yang dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan belajar. Salah satunya fasilitas sanitasi di dalam RKB yang belum dilengkapi sistem ventilasi udara.

“Temuan kami, toilet di dalam ruang kelas tidak ada exhaust vent. Ini rawan bau masuk ke ruang belajar. Orientasi kami tetap pada kebermanfaatan bagi siswa, bukan sekadar bangunan selesai,” tegas Yomanius.

Baca Juga:  DPRD Jabar Berharap Janji Politik Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan Terealisasi

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Lilis Nurlaila menilai sisa waktu pengerjaan tidak sebanding dengan progres yang baru mencapai 72 persen. Ia menyebut keterlambatan dipicu berbagai faktor, mulai dari molornya pekerjaan awal hingga persoalan sosial dengan warga sekitar.

Baca Juga:  DPRD Jabar Dukung PPDB 2024 Terbuka dan Transparan, Ini Tujuannya

“Pekerjaannya sempat terhambat, termasuk akses menuju sekolah yang melewati lahan pihak lain. Ini perlu koordinasi serius dengan Pemkot Bekasi dan Dinas Bina Marga agar tidak terus berulang,” kata Lilis.

Baca Juga:  Sebanyak 2.135 Kader Parpol Siap Perebutkan Kursi DPRD Jabar

Ia mengungkapkan, sejak berdiri pada 2016, SMA Negeri 20 Kota Bekasi masih menempati lokasi sewa dengan sistem pembelajaran bergantian. Kondisi itu dinilai memengaruhi efektivitas belajar mengajar, mengingat jumlah siswa mencapai sekitar 700 hingga 750 orang, sementara gedung baru hanya menyediakan sekitar 11 ruang kelas.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3