DPRD Jabar

Tolak Miras, DPRD Jabar Kedepankan Dakwah Bil Hikmah

×

Tolak Miras, DPRD Jabar Kedepankan Dakwah Bil Hikmah

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Gerindra Ihsanudin. (Foto: Istimewa).
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Gerindra Ihsanudin. (Foto: Istimewa).

“Peredaran miras memang tidak dilarang sepanjang penjualnya mengantongi izin. Namun, kita semua tahu bahwa barang itu sangat merusak masyarakat,” kata Ihsanudin, Kamis (30/6/2022).

Jika dikonsumsi, miras dapat merusak ahlak, akal sehat, hingga tindakan intoleran. Wakil rakyat yang dekat dengan kaum pemuda itu, meminta semua pihak tidak lengah dengan bahaya miras, baik yang beredar di pasaran atau di tempat hiburan malam.

Baca Juga:  Gara-gara PMK, Penyembelihan Hewan Kurban di Jabar Turun 24 Persen

Kata dia, miras tidak sekadar minuman yang memabukan, namun bisa merusak budaya. “Jangan sampai miras ini dianggap budaya bagi pengonsumsinya, dan dianggap bukan maksiat,” tambahnya.

Baca Juga:  APBD Jabar 2025 Naik Jadi Rp32,8 Triliun, Dedi Mulyadi Tekankan Reformasi Pendidikan dan Kesehatan

Risiko dari miras akan melebar ke hubungan antarmasyarakat. Karena hilang akal sehat dan ahlak, maka pengonsumsi miras berpotensi menjadi perusak tatanan sosial di masyarakat.

Baca Juga:  Kritisi Kenaikan UMK, Fraksi PKS DPRD Jabar Singgung Kesejahteraan Buruh: Jelas Tidak Berpihak!

Ihsanudin juga menyayangkan lokasi hiburan malam yang menyediakan miras bagi pengunjungnya. Sekalipun mengantongi izin, namun fasilitas miras itu berpotensi memicu pada perbuatan maksiat lainnya. Di antaranya narkoba dan transaksi prostitusi.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3

Tinggalkan Balasan