Sementara itu, status waspada menunjukkan potensi gangguan aktivitas akibat genangan air, luapan sungai, serta longsor berskala lokal.
Dalam peringatan dini tersebut, BMKG menyatakan tidak ada wilayah yang masuk kategori awas atau hujan ekstrem. Namun demikian, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk wilayah Bali.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah berstatus siaga dan waspada, untuk meningkatkan kewaspadaan, memantau informasi cuaca terkini, serta menghindari aktivitas di daerah rawan banjir dan longsor.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan dampak cuaca ekstrem yang terjadi dalam periode 9–10 Februari 2026. Angin kencang melanda Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu rumah roboh.
“Korban telah dievakuasi dan situasi di lokasi kejadian dilaporkan terkendali,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.





