Nasional

Duh! Hoaks Pemilu Naik 10 Kali Lipat Tahun Ini

×

Duh! Hoaks Pemilu Naik 10 Kali Lipat Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
Hoax
Ilustrasi hoax pemilu. (Foto: Ist/Net).
Hoax
Ilustrasi hoax pemilu. (Foto: Ist/Net).

“Catatan kami menunjukkan penyebaran hoaks dan disinformasi terkait pemilu paling banyak ditemukan di platform Facebook yang Meta kelola. Saat ini kami telah mengajukan take down (penurunan) 454 konten kepada pihak Meta,” jelasnya.

Baca Juga:  RUU KUHAP Dinilai KPK Lemahkan Penanganan Korupsi, Ini 17 Masalahnya

Meski begitu, ditemukan juga hoaks terkait Pemilu di media sosial lainnya seperti TikTok, YouTube, SnackVideo, Twitter, dan Instagram.

Budi mencontohkan beberapa isu hoaks yang telah ditangani Kementerian Kominfo terkait Pemilu di antaranya seperti disinformasi ‘Prabowo Gagal Mencalonkan Diri sebagai Presiden setelah MK Kabulkan Batas Usia’.

Baca Juga:  Kisruh Keraton Kasepuhan Cirebon Berlanjut, Rahardjo Datangi Walikota

Kementerian juga menemukan hoaks tentang ‘Komisi Pemilihan Umum Menolak Pendaftaran Ganjar Pranowo menjadi Capres karena Ingin Menjegal Anies Baswedan’.

“Tidak hanya menyasar para bacapres dan bacawapres. Isu hoaks dan disinformasi yang kami temukan turut menyasar reputasi KPU dan penyelenggaraan pemilu untuk menimbulkan distrust (ketidakpercayaan) terhadap Pemilu,” beber Budi.

Baca Juga:  Indie Positif, Gali Potensi Audio Visual Di Kota Angin
Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3