Fokus Kegiatan di Pusat dan Daerah
Mayoritas penggunaan jasa EO ini tersedot untuk agenda di kantor pusat BGN. Meski demikian, anggaran tersebut juga dialokasikan untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta bimbingan teknis di berbagai daerah.
Salah satu paket pengadaan terbesar diberikan kepada PT Maria Utara Jaya senilai Rp 18,472 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk kegiatan bimbingan teknis manajemen risiko pada wilayah Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Daerah.
Selain itu, BGN juga menggandeng PT Falah Eka Cahya dengan nilai kontrak Rp 16,59 miliar guna mendukung agenda Training of Trainer (ToT) asesmen risiko.
Variasi Agenda: Dari Rapat hingga Fun Run
Tak hanya urusan teknis gizi, BGN juga menggunakan jasa EO untuk kegiatan seremonial dan olahraga. Tercatat, perusahaan Kredo Aum ditunjuk sebagai penyelenggara acara Fun Run dalam rangka Hari Antikorupsi Sedunia tahun lalu dengan nilai kontrak Rp 1,339 miliar.





