Menurut Masyhud, perencanaan jangka panjang menjadi fondasi utama agar investasi infrastruktur benar-benar berdampak pada peningkatan efisiensi layanan kepelabuhanan sekaligus memperkuat daya saing logistik nasional.
Ia menilai kolaborasi pengembangan Patimban harus menghasilkan manfaat berkelanjutan, termasuk menekan biaya distribusi barang.
“Akses yang lebih baik akan mempercepat distribusi logistik, menurunkan biaya angkut, serta meningkatkan daya saing produk nasional di pasar domestik maupun internasional,” kata Masyhud.
Dari perspektif daerah, penguatan kawasan pendukung Pelabuhan Patimban diproyeksikan membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat Subang dan wilayah sekitarnya.
Aktivitas tersebut diharapkan memicu penciptaan lapangan kerja serta pertumbuhan usaha-usaha penunjang.





