Ia menjelaskan, seluruh pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tersebut bertujuan meningkatkan keandalan sistem listrik, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun sektor industri. Seiring pesatnya perkembangan teknologi dan pertumbuhan ekonomi, kebutuhan listrik pun terus meningkat.
“PLN terus berupaya memastikan pasokan listrik yang andal dan berkualitas guna mendukung aktivitas masyarakat dan dunia usaha,” katanya.
Selain penyelesaian proyek fisik, PLN UIP JBT juga mencatat capaian signifikan di bidang pendukung pembangunan. Sepanjang 2025, unit ini berhasil menyiapkan lahan seluas lebih dari 21,16 hektare, menyelesaikan 30 perizinan, serta mengamankan aset tanah melalui penerbitan 352 sertifikat atas nama PLN dengan total luasan mencapai 40,3 hektare.
Anggoro juga menyoroti selesainya pembangunan PLTA Jatigede yang diresmikan pada awal 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, proyek tersebut menjadi bukti konkret komitmen PLN dalam mendorong transisi energi dan peningkatan porsi energi baru terbarukan.
“PLTA Jatigede menjadi simbol bahwa komitmen transisi energi tidak hanya berhenti pada rencana, tetapi direalisasikan melalui pembangunan nyata,” ujarnya.





