Nasional

Sepanjang PPKM Darurat di Kota Bogor, Ada 40 Pasien Isoman Meninggal Dunia

×

Sepanjang PPKM Darurat di Kota Bogor, Ada 40 Pasien Isoman Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | BOGOR – Ketua Koordinator Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Kota Bogor Rino Indira Gusniawan mengatakan, sepanjang PPKM Darurat di Kota Bogor, pihaknya sudah melakukan pemakaman terhadap 40 pasien Covid-19 yang meninggal dunia saat menjalani Isoman.

“Sampai hari ini kami sudah memakamkan 40 jenazah Covid-19 yang meninggal saat melakukan Isoman. Dibantu dengan Polmas Bogor Raya, BPBD, PC NU, Baznas, Masjid Agung, bersama pihak-pihak lainnya,” kata Rino dilansir dari Suara.com, Selasa (13/7/2021).

Baca Juga:  Samsung Galaxy A11 dan A21 Resmi Meluncur, Apa Sih Keunggulannya

Rino Indira menjelaskan, ke 40 jenazah Covid-19 yang meninggal dunia saat menjalani Isoman tersebut, dikebumikan pihaknya di empat tempat pemakaman umum (TPU) khusus Covid-19, yakni, TPU Gunung Gadung di Kecamatan Bogor Selatan, TPU Situ Gede di Kecamatan Bogor Barat, TPU Mulya Harja di Kecamatan Bogor Selatan dan TPU Kayumanis di Kecamatan Tanahsareal.

Tingginya kasus meninggal karena Covid-19, membuat pihaknya mesti selalu sedia peti jenazah. Jika sebelumnya penambahan peti jenazah dilakukan satu pekan sekali, kini, penambahan peti jenazah mesti dilakukan hampir setiap hari.

Baca Juga:  Hindari Sentimen Keagamaan Di Pilpres 2019

“Saat ini sisa peti jenazah ada 5. Kemarin baru datang 20 peti jenazah lagi. Pokonya selama dibentuk sejak awal PPKM Darurat, kami sudah menghabiskan 40 peti jenazah. Pokoknya hampir setiap hari kami harus restock,” tutupnya.

Tingginya kasus meninggal karena Covid-19, membuat pihaknya mesti selalu sedia peti jenazah. Jika sebelumnya penambahan peti jenazah dilakukan satu pekan sekali, kini, penambahan peti jenazah mesti dilakukan hampir setiap hari.

Baca Juga:  Kapolres dan Gugus Tugas Covid-19 Terlihat Di Perum Usman Purwakarta, Ada Apa?

“Saat ini sisa peti jenazah ada 5. Kemarin baru datang 20 peti jenazah lagi. Pokonya selama dibentuk sejak awal PPKM Darurat, kami sudah menghabiskan 40 peti jenazah. Pokoknya hampir setiap hari kami harus restock,” tutupnya. (Red)

Tinggalkan Balasan