Sementara itu, Baroness Nemat (Minouche) Shafik tengah menjalani cuti karena mengemban tugas sebagai kepala penasihat ekonomi Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer.
Penunjukan ini memperkuat posisi Sri Mulyani sebagai salah satu figur ekonomi Indonesia yang berpengaruh di panggung global, sekaligus menandai keterlibatannya dalam upaya filantropi berskala dunia yang menargetkan perubahan nyata, bukan sekadar janji di atas kertas. (det)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





