“Kami meminimalisir pertemuan arus dari arah Jawa Tengah, arah barat, dan Bandung yang semuanya menuju Jakarta. Tol fungsional ini menjadi salah satu solusi untuk memecah kepadatan tersebut,” katanya.
Saat ini, akses jalur fungsional tersebut hanya berlaku bagi kendaraan golongan I atau mobil pribadi. Jalur ini memberikan kemudahan bagi pengendara untuk menembus kawasan penyangga ibu kota tanpa harus melewati kemacetan panjang.
“Dari Burangkeng bisa ke Cimanggis–Cibitung, ke Bogor, BSD, Serpong, atau masuk Jagorawi menuju Jakarta,” tambah Faizal.
Meski efektif mengurai macet, operasional jalur ini tetap mengikuti kondisi cuaca di lapangan. Kepolisian menegaskan akan menutup sementara jalur tersebut jika hujan deras menggangu jarak pandang pengemudi.
“Kalau hujan deras dan jarak pandang terbatas, akan kami tutup sementara karena berbahaya. Keselamatan tetap menjadi prioritas,” jelas Brigjen Pol Faizal.





