Ini Keunggulan Atap Rumah Multiroof, Ringan Dan Ramah Lingkungan

JABARNEWS | BANDUNG – Atap rumah multiroof memang sudah terkenal dengan kekuatannya dan kekokohannya. Pasalnya bahan dasarnya terbuat dari baja ringan yang terlapisi oleh zinc, aluminium dan fosfat.

Ternyata setiap jenis genteng memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Namun dari berbagai jenis yang ada multiroof selalu menjadi incaran banyak orang karena memiliki berbagai keunggulan.

Oleh sebab itu dilansir dari banyak sumber berikut beberapa keunggulan atap rumah multiroof yakni:

Baca Juga:  Begini Cara Tepat Mengatasi Jerawat Di Telinga

Pertama. Tidak Membutuhkan Perawatan Yang Ribet – Karena menggunakan zinc sebagai bahan dasar pembuatan genteng rumah. Membuat kualitas dan ketahanan jenis atap rumah multiroof ini sangat bagus. Bahkan untuk penggunaan dengan waktu yang cukup lama.

Jenis genteng multiroof ini juga sudah didesain dan terbuat dari bahan-bahan pilihan. Sehingga siap untuk menghadapi berbagai musim yang ada di Indonesia. Apalagi Indonesia termasuk negara tropis yang memiliki empat musim.

Baca Juga:  25 Ribu Pencari Kerja Di KBB Berebut 5.800 Lowongan Kerja

Kedua. Ramah Lingkungan – Sifat ramah lingkungan ini terdapat pada jenis atap rumah multiroof berpasir. Karena bahan dasar yang terkandung dalam genteng jenis tersebut yaitu berupa campuran batuan dan sejumlah material.

Oleh sebab itu dalam proses pembuatannya pun juga bisa didaur ulang. Sehingga dengan penggunaan genteng jenis ini bisa turut serta mendukung program pemerintah. Program tersebut bernama ramah atau cinta terhadap lingkungan.

Baca Juga:  Serdang Bedagai, Cocok Jadi Tempat Berburu Buah Rambutan di Musim Ini

Ketiga. Ringan dan Mudah Untuk Dipasang – Meskipun terbuat dari bahan utama yaitu baja akan tetapi berat genteng ini tetap ringan. Sehingga hal tersebut membuat struktur material bangunan tidak mengandung muatan yang berat.

Oleh jenis atap rumah multiroof ini sangat sesuai jika Anda gunakan di negara Indonesia. Melihat negara Indonesia termasuk salah satu wilayah yang sering terkena gempa bumi. (Red)