Hanya Bisa Menahan Imbang, Budiman Sebut Persib Kurang Beruntung

JABARNEWS | BANDUNG – Hanya bisa menahan imbang Barito Putra U-19 dengan skor 1-1, pelatih Persib U-19, Budiman menyebutkan Persib hanya belum beruntung.

Pada pertandingan itu gol Barito terjadi akibat bunuh diri Ceceng Ahmad dimenit 39. Maung Ngora sebenarnya berpeluang untuk bisa unggul atas Barito, ketika mendapatkan penalti dari wasit. Sayangnya penalti yang dieksekusi oleh Beckham Putra Nugraha bisa ditepis penjaga gawang Barito, Wahyu Surya Pratama.

“Hari ini kita memang belum beruntung karena harus tertinggal lebih dulu oleh bunuh diri Ceceng. Tapi dengan hasil imbang ini menghambat Barito untuk bisa berada di puncak klasemen. Anak-anak sudah main bagus cuma kurang berutung saja,” kata Budiman usai pertandingan, Kamis (18/10/2018).

Baca Juga:  Pelatih PERSIB Belum Sreg dengan Regulasi Liga Soal Pemain Muda

Di Liga 1 U-19 tahun ini, prestasi Persib U-19 memang kurang bagus jika dibandingkan tahun sebelumnya. Pelatih yang juga mantan pemain Persib ini pun tak memungkirinya. Disebutkan Budiman, performa tim yang berbeda itu salah satunya karena masalah perpaduan antara pemain lama dan baru.

Baca Juga:  Mario Jardel Ikut Latihan Bersama Tim Senior

Menurut Budiman, materi pemainnya saat ini banyak pemain baru. Hal itulah yang membuat mental pasukannya belum siap karena beberapa pemain intinya yang sudah dipersiapkan sudah lama harus bergabung dengan timnas U-19, Persib senior dan Maung Anom.

“Cuma ada tiga pemain inti yang ada saat ini, karena tiga pemain gabung Maung Anom, dua pemain ke timnas dan tiga bergabung dengan Persib senior,” bebernya.

Disinggung mengenai masalah non teknis yang terjadi dipertandingan tersebut, Budiman mengatakan itu memang yang diinginkan Barito, karena mereka memang sudah leading satu gol. Oleh sebab itulah dia pun mengingatkan pemain agar jangan terprovokasi.

Baca Juga:  Dipanggil Timnas, Ini Harapan Gomez Untuk Dado

“Itu memang yang diinginkan Barito karena mereka memang sudah leading. Mereka pun mencoba untuk memprovokasi secara emosional. Dibabak kedua anak-anak bisa berkembang walau kurang bisa memberikan tekanan apalagi saat penalti Beckham gagal di eksekusi,” pungkasnya. (Ely)

Jabarnews | Berita Jawa Barat