Manajemen Persib Tanggapi Ancaman Gomez

JABARNEWS | BANDUNG – Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) akhirnya buka suara menanggapi

pernyataan pelatih Persib Bandung, Mario Gomez yang mengancam mundur setelah Juni nanti. Hal ini terjadi jika manajemen tak bisa memenuhi kebutuhan fasilitas yang dibutuhkan selama melatih Persib.

Komisaris PT PBB, Kuswara S.Taryono mengaku mengetahui kabar tersebut dari media massa. Sehingga belum ada pembicaraan yang dilakukannya dengan Gomez karena saat ini skuat Maung Bandung tengah berada di Bali untuk melakoni pertandingan melawan Bali United, Minggu (27/5/2018) nanti malam.

Baca Juga:  Jelang Liga 1 Bergulir Kondisi Teja Paku Alam Masih Diragukan

“Saya baru tahu kabar itu dari media. Kami belum bertemu dengan Gomez karena Minggu pagi ini kami

baru berangkat dari Bandung,” ujar Kuswara dilansir dari prfmnews.com.

Kuswara mengatakan mengenai masalah itu pihak menajemen dan Gomez akan melakukan pembicaraan terkait fasilitas latihan yang dikeluhkan Gomez itu. Disampaikannya manajemen akan menunggu waktu yang pas untuk berbicara dari hati ke hati dengan Gomez.

Baca Juga:  Persib U-19 Bertahan Di Runner Up

Menurut Kuswara, fasilitas latihan yang dikeluhkan Gomez hanya persoalan teknis saja. Mengingat, pihaknya terus mengupayakan pembenahan sistem latihan.

“Soal fasilitas, Persib sudah mengupayakan dengan optimal. Apa yang diinginkan Gomez, manajemen berusaha wujudkan dengan maksimal. Semuanya hanya persoalan teknis saja. Soal lapangan untuk latihan, kita masih bisa upayakan latihan di Arcamanik atau GBLA (Gelora Bandung Lautan Api),” ujarnya.

Meski begitu, Kuswara memastikan jika pihaknya akan merespon curahan hati pelatih asal Argentina itu dengan bijak. Apalagi Gomez terikat kontrak di Persib berdurasi dua tahun. Dalam aturan main, semua kewajiban dan hak pelatih terikat dalam kontrak tersebut.

Baca Juga:  Tundukan PSS Sleman Kapten Persib Ungkap Hal Yang Tidak Terduga

“Kami hargai sebagai sebuah curahan. Kalau memang ada saran ataupun masukan, sebaiknya disampaikan langsung kepada manajemen agar tidak menimbulkan berbagai persepsi. Kami respon secara bijak, kita

berpikir positif saja yang penting fokus menghadapi Bali,” tuturnya. (Ati)

Jabarnews | Berita Jawa Barat