“Saya berharap stadion akan penuh. Dukungan mereka adalah motivasi tambahan bagi kami, sekaligus tekanan psikologis yang nyata bagi tim lawan,” ujarnya.
Secara terpisah, Manajer Persib, Umuh Muchtar, menilai secara kualitas permainan kedua tim sebenarnya berimbang. Ia menyebut kekalahan di leg pertama lebih karena faktor keberuntungan yang belum berpihak.
“Secara permainan kita seimbang, hanya kemarin faktor keberuntungan belum ada. Insya Allah, di Bandung kami akan berusaha maksimal. Bukan tidak mungkin kita bisa mencetak lebih dari tiga gol,” ungkap Umuh.
Ia menekankan pentingnya peran suporter sebagai “pemain ke-12” untuk mendongkrak mental bertanding. “Harapannya, di kandang semangat harus lebih tinggi. Kita harus sangat hati-hati, jangan sampai draw apalagi kalah. Target kita menang di atas 3-0,” katanya.
Laga di GBLA ini menjadi ujian mental sekaligus pembuktian bagi Persib. Jika mampu membalikkan agregat, kemenangan tersebut berpotensi menjadi salah satu comeback paling bersejarah dalam kiprah Persib di kompetisi Asia. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





