Menurutnya, kebersamaan seluruh publisher di AMSI menjadi penting agar posisi tawar secara hukum dan ekonomi lebih kuat saat bernegosiasi dengan platform AI.
Wahyu menyebut, industri media digital kini menghadapi kerugian ganda. Pertama, trafik organik turun 20-30 persen sejak mesin pencari menampilkan ringkasan AI. Kedua, robot perayap (crawler bots) bebas comot konten tanpa kompensasi.
Atas hal itu, kini AMSI tengah menjajaki kerja sama teknis dengan Mozilla Data Collective (MDC) dan SyftBox (OpenMined). Teknologi ini memungkinkan distribusi data aman dan transparan tanpa serahkan kepemilikan data mentah secara penuh.
Anggota yang berminat bisa menghubungi sekretariat AMSI. Langkah awal yang diminta adalah inventarisasi seluruh aset digital yang dimiliki sejak awal berdiri. Ini akan memudahkan tim pengembang membangun struktur data kolektif yang seragam.
Sosialisasi ini baru tahap penjajakan internal. AMSI akan mematangkan mekanisme legal dan teknis sebelum meminta mandat penuh dari anggota untuk komersialisasi data secara kolektif.(red)





