Menurutnya, film memiliki kekuatan untuk mencegah perilaku koruptif, terutama bagi anak muda.
“Nah tugasku itu membantu itu, gimana tetap, menghibur tetap ringan, bahwa menggunakan semua aspek filmlah, yang digunakan di dalam film agar pesannya tersampaikan dan tidak perlu terlalu literal apalagi sekarang kan ditargetkannya kepada yang lebih muda,” kata Rahabi.
Ia berharap program pencegahan lewat sinema mendapat dukungan lebih masif agar berdampak luas.
“Operasi tangkap tangan bagus, memang harus dilakukan. Cuma kan akan jauh lebih baik jika tidak terjadi, memang ada pencegahan, pendidikan dan film kan punya kekuatan itu. Cuman rasanya perlu support dan dukungan lebih banyak lagi biar nyampenya ke masyarakat lebih besar,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk Apresiasi Pariwara Antikorupsi diberikan dalam empat kategori kepada instansi yang aktif mengampanyekan integritas dan nilai-nilai antikorupsi.





