Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron menilai, potensi CSR di wilayahnya sangat besar mengingat jumlah perusahaan mencapai ribuan. Dalam kondisi anggaran yang terbatas, ia menyebut inovasi pembiayaan menjadi keniscayaan.
“Di tengah kondisi efisiensi anggaran memang perlu inovasi untuk mendukung pembangunan daerah. Selain mencari anggaran ke pemerintah pusat, memaksimalkan program CSR merupakan salahsatu opsi,” ujarnya.
Namun Ade mengingatkan, kolaborasi dengan dunia usaha harus disertai desain kebijakan yang jelas.
Ia mendorong pembentukan tim khusus agar perencanaan dan pelaksanaan CSR tidak berhenti sebagai wacana.
“Benar-benar harus dibentuk tim, sehingga perencanaan bisa berjalan maksimal tidak sebatas wacana,” pungkasnya. (rdr)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





