Ragam

Dampak Penghapusan BPMU, Honor Guru SMK Swasta di Jabar Mulai Tersendat

×

Dampak Penghapusan BPMU, Honor Guru SMK Swasta di Jabar Mulai Tersendat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi guru sekolah swasta mengajar di kelas.
Ilustrasi guru sekolah swasta mengajar di kelas. (foto: istimewa)

Program BPMU sendiri pertama kali diperkenalkan pada era Gubernur Ahmad Heryawan sebagai bagian dari dukungan program wajib belajar 12 tahun, terutama untuk membantu pembiayaan pendidikan di sekolah swasta.

Pada masa kepemimpinan Ridwan Kamil, program ini diperluas baik dari sisi nilai bantuan maupun jumlah penerima, sehingga menjadi salah satu penopang utama pendidikan menengah di Jawa Barat.

Baca Juga:  Kadisdik Purwakarta: Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik!

Sejak program tersebut dihentikan, banyak sekolah swasta menghadapi tekanan finansial. BPMU sebelumnya berfungsi sebagai penyeimbang biaya operasional di luar dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), terutama ketika iuran siswa rendah atau mengalami tunggakan.

Baca Juga:  Korban Banjir Bandang Ingatkan Warga

Akibatnya, arus kas sekolah terganggu dan sejumlah lembaga pendidikan mengalami defisit bulanan. Selain keterlambatan honor, nominal pembayaran guru juga dilaporkan menurun, bahkan memicu potensi perpindahan tenaga pengajar.

Baca Juga:  Pemkab Kuningan Bakal Tentukan Sekda Definitif

“Kalau berlanjut, kualitas pembelajaran bisa ikut terdampak,” kata Irman.

Pages ( 3 of 4 ): 12 3 4