“Kang Dedi Mulyadi, jadi beliau saya selalu… ini harus potong kambing ya ,kalau salah nama, maaf Pak Gubernur, sahabatku, sering telepon-teleponan,” kata Amran sambil tersenyum.
Momen salah ucap tersebut terjadi di hadapan Presiden Prabowo Subianto, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, serta para tamu undangan.
Acara Panen Raya itu juga dirangkaikan dengan penganugerahan tanda kehormatan negara kepada sejumlah tokoh dan pelaku sektor pertanian.
Presiden Prabowo menganugerahkan tanda kehormatan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional.





