Ragam

KPAI Ngotot Minta Program Barak Militer untuk Pelajar Bermasalah Dihentikan, Ini Alasannya

×

KPAI Ngotot Minta Program Barak Militer untuk Pelajar Bermasalah Dihentikan, Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra
Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra. (foto: istimewa)

Hasilnya, ditemukan perbedaan kualitas sarana dan prasarana antar lokasi yang dinilai dapat memengaruhi proses pembinaan.

“Melatih anak itu berbeda dengan melatih prajurit. Perlu pendekatan yang mengedepankan perlindungan anak. Maka harus ada pedoman etik, termasuk bagaimana berinteraksi dan memahami kebutuhan anak-anak,” jelasnya.

Baca Juga:  Kukuhkan Ketua TP PKK Jabar, Dedi Mulyadi Ingin Setiap Kantor Ada Ruang Bermain Anak

Lebih jauh, Jasra menekankan pentingnya evaluasi terhadap lembaga-lembaga lain yang selama ini juga menjalankan fungsi pembinaan anak, seperti sekolah atau rumah rehat milik pemerintah daerah.

Baca Juga:  Organisasi Sekolah Swasta Resmi Cabut Gugatan ke Dedi Mulyadi, Ada Poin Kesepakatan

“Apakah lembaga-lembaga yang ada saat ini tidak cukup efektif? Ini perlu ditinjau agar ada transparansi, baik dari aspek sumber daya manusia, anggaran, maupun sarana pendukung lainnya,” ujar Jasra.

Baca Juga:  Hari Ini, MK Putus 10 Permohonan Sengketa Pilkada
Pages ( 3 of 4 ): 12 3 4