Ragam

KPAI Ngotot Minta Program Barak Militer untuk Pelajar Bermasalah Dihentikan, Ini Alasannya

×

KPAI Ngotot Minta Program Barak Militer untuk Pelajar Bermasalah Dihentikan, Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra
Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra. (foto: istimewa)

Ia menyoroti isi surat edaran yang dikeluarkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menyebut istilah “anak nakal”.

Menurut Jasra, penyebutan tersebut tidak sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga:  Pajak Mobil dan Motor di Jabar Bisa Dicicil Lewat T-Samsat, Ini Syarat dan Cara Bayarnya

“Dalam UU tidak dikenal istilah anak nakal. Yang ada adalah anak yang memerlukan perlindungan khusus. Jadi penggunaan label seperti itu bisa berdampak pada stigmatisasi dan diskriminasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Final Piala Presiden 2025, Dedi Mulyadi Ajak Warga Jadi Penonton dan Dukung UMKM

KPAI sendiri telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah barak militer yang menjadi lokasi pembinaan anak.

Pages ( 2 of 4 ): 1 2 34