Ragam

Memahami Perbedaan Penentuan Awal Ramadhan

×

Memahami Perbedaan Penentuan Awal Ramadhan

Sebarkan artikel ini
melihat hilal (PMJ )

Sementara secara teori tinggi hilal yang dapat diamati adalah 2 derajat. Diprediksi hari ini tinggi hilal 1 derajat sehingga potensi selisih awal puasa sangat besar.

Mengapa pengamatan itu penting? Hal itu mengacu pada sabda Nabi Muhammad SAW: “Apabila kalian melihat hilal (bulan Ramadhan) maka puasalah dan apabila kalian melihat hilal (bulal Syawal) maka berbukalah (lebaran), dan apabila tertutup awan (mendung) maka berpuasalah 30 hari.”

Baca Juga:  Tiga Pasien Klaster Senam di Tasikmalaya Sembuh, 44 Masih Diisolasi

Kata “melihat” dimaknai secara beragam. Ada yang harus mata telanjang, ada yang menggunakan teknologi (seperti teropong), ada pula yang menggunakan sains.

Baca Juga:  MUI Berduka, KH Ali Yafie Wafat di Usia 96 Tahun

Perbedaan cara memahami hadis turut menjadi alasan perbedaan awal Ramadan 2022 di Indonesia.

Karenanya pula beberapa organisasi keislaman minoritas ada yang memiliki selisih waktu yang sangat lama. Bisa sampai dua hingga tiga hari. Hal itu karena pemahaman mengenai kata “melihat”.

Baca Juga:  Diduga Depresi Karena Stroke, Pria Paruh Baya di Pangandaran Nekat Gantung Diri
Pages ( 3 of 4 ): 12 3 4

Tinggalkan Balasan