Ragam

Ramai Diperjualbelikan, Lato-lato Disebut Rawan Jadi Alat Penyeludupan Narkoba

×

Ramai Diperjualbelikan, Lato-lato Disebut Rawan Jadi Alat Penyeludupan Narkoba

Sebarkan artikel ini
Lato-lato
Mainan Lato-lato. (Foto: Medcom).
Lato-lato
Mainan Lato-lato. (Foto: Medcom).

“Sebagai upaya deteksi dini, tidak boleh masuk ke lapas atau rutan karena rawan untuk menyelundupkan narkotika,” kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jateng, Supriyanto kepada awak media di Semarang, Jumat (3/2).

Larangan lato-lato ke dalam lapas bukan tanpa alasan. Menurut Supriyanto, tekstur padat lato-lato yang berbahan baku plastik, rawan dimanipulasi untuk diselipi narkotika.

Baca Juga:  Atasi Pasokan Apartemen, Crown Group Buka Peluang Kolaborasi dengan Indonesia

Alasan lainnya, kata Supriyanto, asas kemanfaatan mainan tersebut bagi warga binaan. “Benda keras yang rawan menyebabkan cedera jika dipakai sebagai alat saat terjadi keributan,” tandasnya.

Baca Juga:  Kafe Walet Sei Bamban Digrebek BNNK Serdang Bedagai, Enam Orang Positif Narkoba

Lebih jauh menurut Supriyanto, barang-barang yang diizinkan masuk ke dalam lapas hanya yang berkaitan dengan kegiatan kerja dengan pengawasan dalam penggunaannya. Oleh karena itu, dia meminta para petugas lapas lebih selektif dan jeli terhadap barang kiriman bagi warga binaan.

Baca Juga:  Permainan Lato-lato Memakan Korban, Amankah Dimainkan Anak-anak?

Imbauan tersebut tidak hanya disampaikan kepada petugas lapas, tetapi juga disosialisasikan kepada masyarakat melalui media sosial Kemenkumham. (red)

 

Pages ( 2 of 2 ): 1 2