Ragam

Sudah Pakai Panthenol, Tapi Tidak Efektif? Mungkin Anda Mencampurnya dengan Ini

×

Sudah Pakai Panthenol, Tapi Tidak Efektif? Mungkin Anda Mencampurnya dengan Ini

Sebarkan artikel ini
Panthenol
Ilustrasi Panthenol. (Foto: Istimewa).

2. Salicylic Acid

Salicylic acid adalah BHA yang populer digunakan untuk mengatasi jerawat dan komedo. Salicylic acid bekerja dengan cara melarutkan minyak dan sel kulit mati di dalam pori-pori, sehingga komedo dan jerawat lebih mudah dihilangkan. Salicylic acid juga memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan pada jerawat.

Baca Juga:  Relawan Sajati Bersihkan Bendung Rentang

Namun, mencampurkan salicylic acid dengan panthenol dapat menyebabkan iritasi kulit.

Selain itu, pH produk juga menjadi faktor penting. Panthenol tidak boleh dicampur dengan salicylic acid karena perbedaan pH optimal masing-masing bahan. Salicylic acid memerlukan pH yang rendah untuk bekerja secara efektif, sedangkan panthenol bekerja dengan baik pada pH yang lebih netral. Jika digunakan bersamaan, efektivitas kedua bahan ini dapat menurun.

Baca Juga:  Di Kota Bekasi 3 Dokter Hewan Harus Periksa 26.000 Hewan Kurban

3. AHA/BHA

Panthenol tidak boleh dicampur dengan bahan-bahan asam seperti alpha hydroxy acids (AHA) dan beta hydroxy acids (BHA). Sebab, keduanya jika dicampur bisa menyebabkan iritasi kulit dan mengurangi efektivitas keduanya

Baca Juga:  Agar Tampil Lebih Muda, Coba Lakukan Tips Ini

AHA/BHA juga merupakan exfoliant kimia yang berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori. Zat kimia ini tidak boleh digabungkan dengan panthenol karena pH-nya yang rendah. Sementara itu, panthenol mempunyai pH yang lebih tinggi sehingga bisa mengganggu keseimbangan pH kulit.

Pages ( 2 of 4 ): 1 2 34