Daerah

Susah Internet, Begini Cara SMPN 2 Sukasari Purwakarta Gelar PAT

×

Susah Internet, Begini Cara SMPN 2 Sukasari Purwakarta Gelar PAT

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | PURWAKARTA – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Sukasari menggelar Penilaian Akhir Tahun (PAT) yang bertepatan dengan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Meskipun di wilayah tersebut sering terkendala sinyal internet, namun SMPN 2 Sukasari tetap menggunakan metode online. Karena masih dalam kondisi pandemi COVID-19, pelaksanaan PTM juga disertai protokol kesehatan ketat.

Kepala Sekolah SMPN 2 Sukasari Heri Kusnandar, mengatakan PAT ini para siswa-siswi hadir di sekolah dan  dilaksanakan dengan menggunakan sistem online sehingga tidak memerlukan kertas, pena, dan lainnya. 

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Gaungkan Ekonomi Lokal Lewat Budaya, Sunda Karsa Fest Libatkan 300 UMKM

Hal ini menjadi salah satu upaya untuk mencegah penularan Covid-19 karena tidak adanya media penghubung antar siswa dan guru.

“PAT kali ini dilakukan dengan tatap muka, pasalnya Kecamatan Sukasari masuk dalam kategori zona hijau penyebaran Covid-19,” ucap Pria yang akrab disapa Bro Heri itu, pada Selasa (8/6/2021).

Baca Juga:  Tarif Angkot di Kabupaten Subang Naik 25 Persen, Segini Ongkos Sekali Jalannya

“Namun, menggunakan aplikasi offline yang dikoneksikan ke jaringan lokal (Local Area Network) dengan router wifi. Sehingga anak tidak bermasalah dengan sulitnya jaringan internet di wilayah Kecamatan Sukasari,” sambung dia.

Ia menambahkan, untuk PAT kali ini diikuti oleh 107 peserta didik yang terdiri dari Kelas 7 diikuti 66 siswa-siswi dan untuk kelas 8 diikuti sebanyak 41 siswa-siswi yang diketuai Ade Umay S.Pd.

Baca Juga:  Waspada! Dari Bogor Hingga Purwakarta Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir

Lokasi pelaksanaan PAT ini, sambung Heri, menggunakan dua lokasi gedung sekolahnya yakni di Kampung Cibule dan Kampung Belendung Desa Sukasari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta.

“Ujian dibagi dua sesi dengan menggunakan 60 tablet dan untuk aplikasi yang digunakan yaitu Candy cbt. Kami mencoba menonjolkan keunggulan sekolah di era revolusi industri. Walaupun berada di ujung Purwakarta, SMPN 2 Sukasari sudah melek IT,” pungkasnya. (Gin)

Tinggalkan Balasan