Daerah

Edarkan Obat Terlarang, Pria Asal Pangandaran Ditangkap Saat Transaksi di Pos Ronda

×

Edarkan Obat Terlarang, Pria Asal Pangandaran Ditangkap Saat Transaksi di Pos Ronda

Sebarkan artikel ini
Obat Terlarang
Ilustrasi Obat Terlarang. (Foto: Thinkstock).

JABARNEWS | PANGANDARAN – Seorang pria berinisial SU (29), warga Desa Pajaten, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, ditangkap polisi karena kedapatan mengedarkan obat-obatan terlarang jenis Hexymer, Trihexypenidyl, dan Tramadol.

Penangkapan terjadi pada Juni 2025, tepatnya di depan sebuah pos ronda Desa Sidomulyo, Kecamatan Pangandaran. SU ditangkap saat sedang bertransaksi langsung di tempat umum, oleh petugas dari Satnarkoba Polres Pangandaran yang tengah melakukan patroli rutin.

Baca Juga:  Cerita Dua Warga Pangandaran Ngaku Jadi Korban Mafia Tanah

“Jadi si tersangka ini ditangkap saat melakukan transaksi, oleh anggota Satnarkoba yang sedang berpatroli,” ujar Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto, Rabu (2/7/2025).

Baca Juga:  Sekolah Alam Bandung Fasilitasi Kebutuhan Anak dalam Belajar dan Bermain

Dari tangan pelaku, polisi menyita 761 butir Hexymer dan 110 butir obat Double Y. Saat ditangkap, SU baru saja menerima uang sebesar Rp150 ribu dari hasil transaksi tersebut.

Baca Juga:  Bey Machmudin Minta Semua Pihak Gerak Cepat Tangani Bencana Longsor di Desa Buninagara Bandung Barat

Tak hanya itu, penggeledahan di rumah SU juga menemukan stok obat-obatan ilegal lainnya, yang seluruhnya diakui sebagai miliknya.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2